Showing posts with label tawakkal. Show all posts
Showing posts with label tawakkal. Show all posts

Thursday, 6 February 2014

ingin juga ku ke Aqsa


Bismillahirrahmanirrahim,

Baitul Maqdis

Siapa yang tidak mahu pergi menziarahi tempat dan negeri yang suci ini kan? Sabda baginda sallallahu alaihi wasallam; Solat di Masjidil Haram adalah sama dengan 100,000 kali solat (ditempat lain), dan solat di masjid ku (di Madinah) adalah sama dengan solat 1000 kali, dan solat di Baitul Maqdis adalah sama dengan 500."
kali solat. (Riwayat at-Tabarani)

Ganjaran solat didalamnya, terlalu tinggi untuk tidak kita laksanakannya. Selain itu, ia juga merupakan kiblat pertama umat Islam sebelum semua disuruh untuk menghadap kaabah. Tidak dinafikan, memang niat hatiku benar benar ingin pergi kesini. Namun, ada yang menghalang aku dari pergi kecuali satu hari nanti bila kemenangan itu sudah berada ditangan orang Islam. 

Seorang ukhti ada berkongsi bersamaku. Dia sedih melihat bagaiman umat Islam boleh pergi ke Palestine dan menyerahkan duit secara terus langsung kepada Israel. Yang dengan duit itu, mereka gunakan untuk menjatuhkan dan membunuh saudara seislam kita di Syria, Palestine, Mesir dan lain lain lagi. Selain itu juga, bila ada cop di passport, cop Israel, seakan kita mengiktiraf bahawa negeri Palestine itu adalah Isarel punya. Walhal, negeri itu masih lagi negeri Palestine dan tak akan boleh jadi kepunyaan Israel.  

Mungkin setiap orang ada pendapatnya sendiri. Namun, aku berpegang pada pendapat ukhti ini dan juga pendapat Ustaz Hasrizal Jamil didalam bukunya, Rindu Bau Pohon Tin : 

"Jangan tanya keinginan hati, jawapannya pasti, Tetapi ana menghormati fatwa masyayikh kita." Saya membalas lesu. 
"Fatwa yang mana?" Sahabat saya kurang pasti. 
"Haram melawat masjid Al-Aqsa kecuali dengan maksud jihad membebaskannya," saya menjawab.
"Oh ya, Ana pun ada mendengarnya. Apa alasan fatwa ini?" tanyanya lagi.
"Lawatan sebagai pelancong ke Masjid Al-Aqsa yang terjajah, mustahil berlaku kecuali kita meminta visa dan izin daripada kerajaan regim haram Zionis itu. Setiap application untuk ke Palestine adalah pengiktirafan kita kepada ketuanan Yahudi yang sedang menjajahnya. Malah setiap permohonan yang dicas USD100 itu menjadi sumber pendapatan kerjaan Zionis," saya berkongsi apa yang saya tahu. (petikan Rindu Bau pohon Tin; 32-33)

Ini hanya pendapat individu, namun dalan hal sebegini bagi saya, adalah harus kita melihat pada aulawiyyat, yang mana lebih patut kita dahulukan. Melihat situasi dunia sekarang, melihat saudara seislam kita yang ditindas dan dianiaya pada negeri sendiri, adalah tidak adil untuk kita fikirkan kepentingan sendiri atas kepentingan mereka. Memang tidak dinafikan bumi yang mulia itu benar benar memanggil kita untuk menziarahinya. Moga dengan ziarah itu, ia akan dapat menaikkan lagi darjat kita disisi Rabb, tapi bagaimana pula hablun minnanas? Ikatan antara sesaudara kita? Kita seakan memberi sokongan pada Israel untuk terus memerangi saudara islam kita. Sanggupkah kita menjana Israel untuk perkara yang setiap hari kita berdoa agar memberi kemenangan pada pihak Islam? Renungkanlah. 

In sha Allah. aku yakin aku akan jejakkan kakikku di baitul maqdis dengan kemenangan itu berpihak pada orang islam dan orang Islam yang berkuasa atas negeri itu. Mungkin, jika aku ingin pergi pun, bukanlah sebagai pelancong tetapi melalui badan badan yang ingin menghulurkan bantuan kepada umat islam, kepada saudara kita disana. in shaa Allah. 

Moga kemengan itu berpihak pada Islam, dan moga kita dijauhkan dari menjadi batu bata titik musuh untuk menjatuhkan Islam. Na'uzubilla min zalik.

P/S : ini sekadar pendapat yang aku pegang. Lain orang lain pendapatnya. aku menghormati pendapat yang lain. Wallahu A'alam. 

Yang baik semua datang dari Allah, yang silap semua datang dari kekhilafan diri sendiri. 

Wasalam.

Sunday, 11 August 2013

Concerns

بسم الله الرحمن الرحيم

Alhamdulillah, for all the ni'mah that he had bestow upon us. Giving us the chance to breath today even when we know we dont deserve His Mercy because of all that we had sinned. O Allah, Your Mercy overpowers Your Anger. O Allah, Your Kindness overpowers Your Punishment. How bad i am as a slave, still being so ignorant. O Allah, forgive me forgive all my wrongdoings. Amin.

Yesterday, as i was scrolling down my Instagram, i came across someone's post regarding the price of a tin of baby milk. And guess whats the price? Its $97!!!!! Can you just imagine that??? How expensive it is???!! It was really concerning. For those newlywed and just got their first baby, it is surely a tough one for them. For me myself, i was really worried. Thinking of how financially stable i am. How am i saving up my money for future and the list goes on. Ya, im not even married. Neither am i engaged or what. But seriously, this is something important that i need to find out. I need to know. So i can make plans from now. How am i going to put aside some money for marriage, for after marriage etc.

Apart from that, this things really is such an eye opener for me. My mum once told me how my father usually buy two tin of milk for me and my sister but 'hutang' to the shop. It realhly wakes me up. What i knew is that im living a comfortable life now. No debt no anything. All is well alhamdulillah. But the sacrifices my parents made to build this marriage, to raise us up. Ya Allah it is too much. Im sure im being such a burden to them in the past and i cant afford to be a burden to them now. It really moves me. If only we know every single things our parents had done for us from the first day they are told they have a baby till now. It will be just ma syaa Allah. No words can describe how painful this journey is. But still, they regard us as a blessing from Allah. They never feel regret of having us. Ma syaa Allah. O Allah, grant them the highest paradise. The highest place to be with You. :')

Apart from that, i was talking with ayah regarding the price of resale house. Just imagine (okay no need to imagine, this is a reality haha) a price for 5 room resale flat is nearly half a million???!!!!! Its $537,000+++ wowwwwwwwwwwww!!! Im all speechless. How can a place that the roof is someone's floor and our floor is someone's roof be that expensive???? I was really shocked upon knowing this. In the past, when i knew this kind of things i will just be like oh okay. But now, its a no more oh okay, it is something that really worries me. O Allah, You are the controller of our rizq, make us feel contented with the rizq that You had bestowed on us. Fill it with Your Barakah. Amin.

Everything that is good is from Allah, and that is bad is from my own weaknesses. Sorry for posting in English, because i dont know right now my ideas are running in my head in english. Haha.
Wasalam. :)