Showing posts with label Sang Pencipta. Show all posts
Showing posts with label Sang Pencipta. Show all posts

Wednesday, 2 July 2014

Bertahajjud mencari ketenangan

Malam itu suasana sepi saat ku bangun dari tidur, tidak seperti biasa. Entah kenapa, sukar bagiku untuk menyusun langkah, mengumpulkan kekuatan untuk pergi berwudhu. Lesu aku terduduk diatas tikar solat yang berwarna biru itu. Airmataku deras mengalir bagai tidak kenal erti henti. Aku lemah. Berita yang ku terima semalam, membuatkan seluruh anggotaku terketar lemah. Hanya tiga patah perkataan namun ia mampu menghiris hati si naif ini. Sakitnya kaki yang kualami, tidak sesakit ma'nawi yang kurasai. Aku terpinga-pinga bila si dia mengatakan sudah ada yang dihati. Saat aku sudah bulatkan suara untuk 'masuk meminang' , saat itu jugalah kekecewaan yang selamanya harus kutanggung. Tiada kata yang mampu ku ungkap, hanya mampu tersenyum membalas pesanan whatsapp nya. Ya Allah, hebatnya ujianMu. Disebalik senyuman yang ku hantar, seribu satu perasaan yang sedang bergelojak didalam hatiku. Emosi ku sangat terganggu. Aku kecewa, namun ke sedar ku harus pasrah. Menerima segala takdirnya tanpa menyoal. Bukti hamba yang setia mentaatiNya. Namun, tidak semudah yang dikata. Kekecewaan yang dirasa tidak dapat diukur sakitnya dengan kata kata.

Lalu, aku membetulkan telekung ku dan bersiap-siap untuk bertemu Sang Pencipta.

Ya Allah, dalam aku bertahajjud padaMu ini, ku mohon Engkau berikanlah ketenangan kepada hatiku ini, engkau permudahkanlah untuk hambaMu yang daif ini menerima selalu takdirMu. Pada malam yang Engkau akan menjawab segala doa hambaMu, kumohon kekuatan dariMu, janganlah Kau biarkan aku berjalan melalui ujian ini tanpa kekuatanMu. Engkau sahaja yang layak aku bersandar kerana Engkau sahajalah yang kekal selamanya. Ku serahkan kembali hatiku ini kepada Pemiliknya yang sebenar. Ya Allah, istajib dua'i.

Sehabisnya berdoa, saat itu ku sedar akan kesilapan lalu ku, memberikan sekeping hati ini kepada yang tidak sepatutnya. Ku pasrah.